Teknologi Layanan Jaringan
TUGAS PRAKTIKUM 1
TEKNOLOGI LAYANAN
JARINGAN
![]() |
Program studi : Standar Komunikasi Data.
Open System Interconnection (OSI) Internet
Standar
Di susun oleh :
Dewi Aurelia Norshofiya
Kelas : XI TKJ 3
A.TUJUAN PRAKTIKUM
1. Siswa dapat Siswa dapat memahami tentang standar komunikasi data.
2. menyebutkan dan menjelaskan tentang OSI.
3. Siswa dapat menyebutkan dan menjelaskan tentang internet standar.
B.ALAT DAN BAHAN
1. Seperangkat komputer/ laptop (monitor,mouse,keyboard,dll.)
2. Internet
3. Aplikasi mikrosoft office
4. Buku pegangan/LKS
C.KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
1. Berdo’alah sebelum memulai kegiatan belajar.
2. Gunakan alas kaki yang terbuat dari karet untuk menghindari aliran listrik.
3. Bacalah dan pahami petunjuk praktikum pada setiap kegiatan belajar.
4. Ikuti petunjuk dan intruksi guru pembimbing.
5. Jangan makan dan minum ketika praktikum.
6. Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati.
7. Setelah selesai,matikan komputer dengan benar.
D.LANDASAN TEORI (Komunikasi Data )
LANDASAN TEORI 2.1 Prinsip Dasar Komunikasi Data. Komunikasi data merupakan gabungan antara pengolahan data (Data Processing) dan komunikasi (Communication). Pengolahan data terdiri dari pemasukan, pemrosesan, penyimpanan dan penampilan data, dilakukan dengan bantuan program yang dijalankan oleh sistem komputer. Sedangkan komunikasi adalah hubungan antara piranti dengan piranti lain. Jadi komunikasi data adalah proses pemindahan informasi yang telah diolah dari satu piranti ke piranti lain. Perkembangan teknik komputer dan teknik komunikasi akhir-akhir ini menjadi sangat pesat. Akibatnya teknik komunikasi data yang merupakan panduan antara kedua teknik tersebut juga berkembang dengan pesat. Secara umum dapat dikatakan bahwa komunikasi data memberikan fasilitas komunikasi jarak jauh dengan sistem komputer.
E.Langkah-Langkah Pekerjaan
1.
Persiapan alat dan bahan.
2.
Amati komponen yang ada.
3.
Dengan bantuan internet,carilah deskripsi.
4.
Laporan hasil praktikum
F.Analisis Hardware &
Software
· Analisis kebutuhan jaringan computer
A. Hardware :
1. Personal
computer
Personal
Computer atau PC merupakan perangkat utama dalam suatu jaringan
computer. PC inilah yang akan bekarja mengirim dan mengakses data dalam
jaringan.
2. NIC
NIC merupakan port
yang menghubungkan computer dengan jaringan. Port atau card ini bergabung di
dalam PC yang menempel pada Main Board. Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe
NIC atau Network Card, yaitu ISA dan PCI.
B. Kabel jaringan
- Kabel
Coaxial
Tampilan fisik terdiri dari kawat tembaga
sebagai inti yang dilapisi oleh isolator.
- Fiber
Optik
Terbuat dari serat kaca dengan teknologi
canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih
cepat.
- Twisted
Pair
Terdiri dari beberapa kabel yang saling
melilit. Ada dua jenis kabel Twisted Pair. Shielded Twisted Pair (STP)
dan Unshielded Twisted Pair (UTP).
C. Konektor
Sebagai saran penghubung antar kabel
dengan colokan NIC.
D. Hub/Switch
E. Modem
Modem atau Modul the Modulator adalah
peralatan jaringan yang digunakan untuk terhubung ke jaringan internet
menggunakan kabel telpon. Dengan kata lain, modem adalah alat yang bertugas
untuk mengubah data dari bentuk digital ke analog dan sebaliknya yang bisa
dipahami oleh kita.
F. Bridge
Bridge adalah peralatan yang digunakan
untuk memperluas atau memecah jaringan. Bridge berfungsi untuk menghubungkan
dan menggabungkan media jaringan yang tidak sama.
G. Router
Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP
dari satu jaringan yang berbeda ke jaringan lain yang bukan susunan atau
jaringan yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Router berfungsi sebagai penghubung antar dua
atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan
lainnya.
H. Repeater
Repeater berguna untuk memperkuat sinyal
dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel LAN lalu memancarkan
kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel lain.
· Software :
1. System Operasi
Sistem operasi (bahasa
Inggris: operating
system ; OS) adalah seperangkat program yang
mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Contohnya, Windows,
Linux, Mac OS, dll.
2. Web Server
Web Server adalah komputer server yang
menyediakan informasi yang bisa dilihat oleh pengguna internet. Fungsi utama
sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna
melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan.
3. Web Browser
Web Browser atau dalam bahasa indonesia
peramban web merupakan software yang mempunyai fungsi menampilkan halaman
sebuah website. Sedangkan pengertian web browser menurut wikipedia "perangkat lunak yang berfungsi menampilkan
dan melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh server
web" .
4. File Transfer
Protocol
Protokol pengiriman berkas (Bahasa inggris: File
Transfer Protocol)
adalah sebuah protokol
Internet yang berjalan di
dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah Antarjaringan.
G.Isi
Organisasi standar komunikasi data
|
Kekurangan |
Keuntungan |
|
·
Call set-up perlu
beberapa detik ·
Kecepatan data
terbatas tergantung pada besar data yang dikirimkan. Contohnya jika kita
mengirimkan data dari satu ke komputer ke komputer lain, semakin besar data
maka semakin lama proses pengiriman. ·
Tidak cocok untuk
trafik yang besar, jadi jika pengiriman data dilakukan pada trafik yang
sedang padat maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama. ·
Keterbatasan bandwith,
dapat diatasi dengan penambahan bandwith. ·
Memiliki Round Trip
Time (RTT) yang terlalu besar, dioptimalkan dengan adanya TCP Optimizer untuk
mengurangi RTT. ·
Adanya delay propagasi
untuk akses via satelit, membangun infrastruktur terestrial jika mungkin. ·
Availability, data
yang diterima harus sesuai dengan data yang dikirimkan oleh transmitter. ·
Karakteristik sistem
komunikasi, karakteristik dari sistem komunikasi sangat ditentukan oleh
karakteristik media transmisi. ·
Noise, Noise atau
gangguan dapat terjadi selama proses transmisii, dan Noise harus ditekan
seminimal mungkin. ·
Waktu Tanggap, waktu
tanggap sistem merupakan ukuran kecepatan sistem dalam memberikan tanggapan
atas input data yang dimasukan. ·
Throughput, throughput
merupakan ukuran beban dari sistem, yaitu persentase waktu yang diberikan
untuk pengiriman data dengan melewati media transmisi tertentu. ·
Faktor Manusia,
manusia merupakan perancang, pembuat sekaligus pengguna sistem. Faktor
manusia merupakan faktor yang sangat dominan dan menentukan lancar atau
tidaknya sistem. |
·
Memungkinkan beberapa
sistem komputer saling berbagi (sharing) sumber daya secara bersama. Sehingga
bersifat ekonomis. ·
Menambah manfaat
komputer karena jaringan memperluas kegunaan dan daya guna sistem komputer
yang saling dihubungkan dengan jaringan tersebut sehingga terminal dengan
terminal dapat berkomunikasi, tukar menukar data, dan dapat menggantikan
fungsi surat menyurat. ·
Memungkinkan
pengembangan sistem komputer secara relatif lebih mudah dan menyebabkan
sistem komputer menjadi lebih fleksibel. ·
Pengolahan
terdistribusi, sehingga dapat mencegah ketergantungan kepada pusat atau
central processor atau tidak tergantung pada satu sistem komputer saja. ·
Memungkinkan integrasi
berbagai macam aplikasi yang dijalankan pada berbagai macam sistem komputer.
Data yang dihasilkan oleh satu bagian dapat segera digunakan oleh departemen
lain dan sebaliknya. ·
Mengurangi waktu untuk
pengolahan data, Karena komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran
transmisi dan karena ada perbedaan lokasi antara lokasi pengolahan data
dengan lokasi transaksi. ·
Sisi biaya lebih murah
mengirim data lewat jalur komunikasi karena untuk keperluan efektifitas
biaya, sistem ini dapat menggunakan secara bersama alat-alat yang mahal
seperti printer atau scanner. Dengan cukup dipasang di satu lokasi saja,
tetapi dapat diakses dari semua tempat yang terhubung. ·
Mendapatkan data
langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan). ·
Mempercepat penyebaran
informasi Dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirim kepada
pemakai yang memerlukannya. ·
Mempermudah
kemungkinan pengolahan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam
sistem computer. ·
Melalui jaringan
komunikasi global (internet dan intranet) memungkinkan dibuat sarana
Pemasaran dan promosi yang dikenal dengan web site atau homepage, perdagangan
yang dikenal dengan e-commerce, surat menyurat elektronik (e-mail),
pembelajaran jarak jauh yang dikenal dengan istilah e-learning atau distance
learning, dan pelaksanaan konferenasi jarak jauh yang disebut dengan
teleconference, serta untuk pelaksanaan pelayanan masyarakat oleh
pemerintahan daerah kabupaten/kota dan propinsi serta departemen yang dikenal
dengan istilah e-government. ·
Dapat mencegah ketergantungan
pada sumber komunikasi atau komputer pusat. ·
Memungkinkan
penggunaan komputer atau terminal secara terpusat (sentralisasi) maupun
tersebar (desentralisasi) sehingga mendukung menajemen dalam hal kontrol. ·
Mendapatkan data
langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan). ·
Mengurangi waktu untuk
pengolahan data dan mempercepat penyebaran informasi. |
2.OSI
|
|
|
1. Physical
Layer
|
Bisa dibilang
bahwa physical layer ini adalah yang paling utama. Tanggung jawabnya OSI
layer ini adalah dalam hal melakukan transmisi terhadap bit data. Tentu saja
hal itu dilakukan dari physical layer pengirim dan ditujukan kepada physical
layer penerima. Nantinya di
sini data juga akan ditransmisikan dengan memakai jenis sinyal yang telah
didukung media fisik. Katakanlah seperti kabel, tegangan listrik, frekuensi
radio atau bisa juga infrared dan cahaya biasa. |
2. Data Link
Layer
|
Ketika proses
transmisi data sedang berlangsung, maka akan ada potensi terjadinya
kesalahan. Maka inilah yang menjadi tanggung jawab dari OSI layer layanan
data link layer ini dimana tugasnya memang melakukan pemeriksaan kesalahan. Data link
layers dalam urutan OSI juga memiliki tanggung jawab dalam hal membungkus bit
hingga berbentuk data frame. Selain itu, data link layer pun juga dapat mengelola
skema pengamatan fisik misalnya saja seperti alamat MAC yang ada pada suatu
jaringan. Bahkan bisa
dibilang data link layer ini merupakan salah satu yang paling kompleks di
antara layer yang lainnya. Hal inilah yang menjadi alasan terbaginya data link
layer menjadi 2 sublayer yaitu MAC (Media
Access Control) dan juga LLC (Logical Link Control). Tugas dari MAC
sendiri tak lain adalah mengendalikan perangkat dari suatu jaringan yang
mendapat akses ke medium dan juga izin ketika melakukan transmisi data.
Sedangkan LLC sendiri bertugas mengidentifikasi kemudian membungkus protokol
network layer dan juga melakukan kontrol terhadap pemeriksaan kesalahan. |
3. Network
Layer
|
Di antara 7
OSI layer yang ada, network layer memiliki tugas dalam mendefinisikan alamat
IP (Internet Protocol). Hal ini membuat setiap komputer akhirnya dapat
terhubung dengan 1 jaringan. Bahkan tak hanya itu saja, network layer juga
berfungsi untuk melakukan proses routing serta membuat header pada
paket-paket data yang ada. |
4. Transport
Layer
|
Untuk
pengiriman pesan antara 2 atau lebih host yang ada dalam jaringan, maka ini
adalah tanggung jawab dari transport layer. Selain itu, ia juga menangani
adanya pemecahan serta penggabungan pesan kemudian juga melakukan kontrol
untuk keandalan jalur koneksi yang sudah diberikan. |
5. Session
Layer
|
Tanggung jawab
dari session layer adalah mengendalikan sesi koneksi dialog dan juga
mengelola bahkan dapat pula memutuskan koneksi dari komputer. Agar bisa
membentuk sesi komunikasi, maka digunakanlah sirkuit virtual yang mana dibuat
oleh lapisan OSI bernama transport layer. |
6.
Presentation Layer
|
Melakukan
definisi terhadap sintaks yang dipakai oleh host jaringan dalam berkomunikasi
merupakan tugas dari presentation layer ini. OSI layer nomor 6 ini juga
bertanggung jawab melakukan enkripsi dan juga deskripsi informasi serta data
hingga kemudian bisa dipakai di lapisan aplikasi. |
7. Application
Layer
|
sudah ada di
komputer, maka ini merupakan tugas Application layer. Ia juga merupakan
lapisan paling atas dari model OSI dan kerap memberikan layanan yang mana
begitu Berbicara tentang penyedia interface antar protokol jaringan pada
aplikasi yang sebelumnya dibutuhkan oleh aplikasi. Itulah dia 7
layer OSI dan penjelasannya yang mungkin dapat berguna untukmu. Selain
memahami tentang pengertian, 7 layer, kini juga akan dibahas mengenai cara
kerja dari model OSI. |
3.TCP/IPTCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh
komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke
komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri
sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite).
Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini.
Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di
sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP
stack. Pada TCP/IP terdapat beberapa protokol sub yang menangani masalah
komunikasi antar komputer. TCP/IP
|
|
|
|
1. Physical Layer (lapisan fisik |
Physical layer (lapisan fisik) merupakan
lapisan terbawah yang mendefinisikan besaran fisik seperti media komunikasi,
tegangan, arus, dsb. Lapisan ini dapat bervariasi bergantung pada media
komunikasi pada jaringan yang bersangkutan. TCP/IP bersifat fleksibel sehingga dapat
mengintegralkan berbagai jaringan dengan media fisik yang berbeda-beda. |
|
2. Network Access Layer |
Lapisan pertama ini merupakan lapisan jaringan yang
memiliki tanggung jawab untuk mengirimkan dan menerima data dari media yang
memiliki fisik. Layer ini terdapat pada bagian paling bawah dalam
model TCP/IP dan menyediakan sarana seperti sistem untuk mengirimkan data
dari dan ke media fisik. Selain itu, lapisan ini memberikan sebuah layanan
berupa pendeteksian dan koreksi atas kesalahan dari data yang telah
ditransmisikan. Protokol yang terdapat pada jaringan ini adalah
Ethernet, AX.25 jaringan publik, AX.25 jaringan paket radio, dan beberapa
jaringan lainnya. |
3. Internet Layer
|
Lapisan internet layer pada TCP/IP ini memiliki
tugas atau tanggung jawab untuk menangani proses pengiriman kepada alamat
yang ingin dituju dengan tepat. Contoh protokol yang bekerja dalam layer ini adalah
IP (Internet Protocol), ARP, dan ICMP. Jalur terbaik dalam pengiriman paket data harus
dilakukan dengan baik adalah salah satu tanggung jawab dari layer ini. Selain itu, sebagai jalur data antara network access layer dan host to host transport layer dan
juga routing datagram ke remote host.
|
4. Transport Layer
|
Transport layer memiliki tanggung jawab untuk
mengadakan sebuah komunikasi antar host. Hal tersebut untuk memaksimalkan
dalam sinkronisasi. Protocol yang berperan dalam transport layer adalah
TCP (Transport Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol). Selain itu
ada beberapa fungsi penting yang dimilikinya seperti:
|
5. Application Layer
|
Lapisan yang terakhir adalah tempat adanya aplikasi
yang menggunakan artitektur TCP/IP pada jaringan komputer. Layer ini memberikan beberapa layanan protokol
kepada para pengguna jaringan, sesuai dengan kebutuhan dari banyaknya
aplikasi TCP/IP yang dapat dijalankan. Contoh layanan yang paling umum, seperti:
Mempelajari jaringan internet memang sangat
menyenangkan dan mampu menambah wawasan akan teknologi. Pengertian mengenai lapisan TCP/IP dan penjelasannya
dapat membuat kamu semakin mengenal dunia internet. |

Komentar
Posting Komentar