Teknologi Layanan Jaringan

 

           TUGAS PRAKTIKUM 1

                              TEKNOLOGI LAYANAN JARINGAN

 

 



 

Program studi : Standar Komunikasi Data.

Open System Interconnection (OSI) Internet Standar

 

Di susun oleh :

Dewi Aurelia Norshofiya

Kelas : XI TKJ 3

 

 

 

 

A.TUJUAN PRAKTIKUM 

1.       Siswa dapat Siswa dapat memahami tentang standar komunikasi data.

2.       menyebutkan dan menjelaskan tentang OSI.

3.       Siswa dapat menyebutkan dan menjelaskan tentang internet standar.

B.ALAT DAN BAHAN

1.       Seperangkat komputer/ laptop (monitor,mouse,keyboard,dll.)

2.       Internet

3.       Aplikasi mikrosoft office

4.       Buku pegangan/LKS

C.KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

1.       Berdo’alah sebelum memulai kegiatan belajar.

2.       Gunakan alas kaki yang terbuat dari karet untuk menghindari aliran listrik.

3.       Bacalah dan pahami petunjuk praktikum pada setiap kegiatan belajar.

4.       Ikuti petunjuk dan intruksi guru pembimbing.

5.       Jangan makan dan minum ketika praktikum.

6.       Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati.

7.       Setelah selesai,matikan komputer dengan benar.

D.LANDASAN TEORI (Komunikasi Data )

 LANDASAN TEORI 2.1 Prinsip Dasar Komunikasi Data. Komunikasi data merupakan gabungan antara pengolahan data (Data Processing) dan komunikasi (Communication). Pengolahan data terdiri dari pemasukan, pemrosesan, penyimpanan dan penampilan data, dilakukan dengan bantuan program yang dijalankan oleh sistem komputer. Sedangkan komunikasi adalah hubungan antara piranti dengan piranti lain. Jadi komunikasi data adalah proses pemindahan informasi yang telah diolah dari satu piranti ke piranti lain. Perkembangan teknik komputer dan teknik komunikasi akhir-akhir ini menjadi sangat pesat. Akibatnya teknik komunikasi data yang merupakan panduan antara kedua teknik tersebut juga berkembang dengan pesat. Secara umum dapat dikatakan bahwa komunikasi data memberikan fasilitas komunikasi jarak jauh dengan sistem komputer. 

E.Langkah-Langkah Pekerjaan

1.    Persiapan alat dan bahan.

2.    Amati komponen yang ada.

3.    Dengan bantuan internet,carilah deskripsi.

4.    Laporan hasil praktikum

F.Analisis Hardware & Software

·         Analisis kebutuhan jaringan computer

A.   Hardware :

1.    Personal computer

Personal Computer  atau PC merupakan perangkat utama dalam suatu jaringan computer. PC inilah yang akan bekarja mengirim dan mengakses data dalam jaringan.

 2.    NIC

NIC merupakan port yang menghubungkan computer dengan jaringan. Port atau card ini bergabung di dalam PC yang menempel pada Main Board. Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe NIC atau Network Card, yaitu ISA dan PCI.

 

B.    Kabel jaringan

-          Kabel Coaxial

Tampilan fisik terdiri dari kawat tembaga sebagai inti yang dilapisi oleh isolator.

-          Fiber Optik

Terbuat dari serat kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer   data yang lebih cepat.

-          Twisted Pair

Terdiri dari beberapa kabel yang saling melilit. Ada dua jenis kabel Twisted Pair. Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair (UTP).

 

C.    Konektor

Sebagai saran penghubung antar kabel dengan colokan NIC.

 

D.    Hub/Switch


Hub adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan antar komputer dan perlatan lain dalam jaringan. Fungsi hub yaitu untuk mengarahkan informasi dalam jaringan sehingga sampai ke tujuan. Namun untuk mendapatkan kualitas transformasi data yang baik dapat digunakan switch untuk menggantikan hub. Hub dan switch memiliki persamaan fungsi untuk mengarahkan informasi dalam jaringan. Namun switch memiliki nilai lebih dibandingkan hub.

 

E.    Modem

Modem atau Modul the Modulator adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk terhubung ke jaringan internet menggunakan kabel telpon. Dengan kata lain, modem adalah alat yang bertugas untuk mengubah data dari bentuk digital ke analog dan sebaliknya yang bisa dipahami oleh kita.

  

F.    Bridge

Bridge adalah peralatan yang digunakan untuk memperluas atau memecah jaringan. Bridge berfungsi untuk menghubungkan dan menggabungkan media jaringan yang tidak sama.

 

G.    Router

Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan yang berbeda ke jaringan lain yang bukan susunan atau jaringan yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

 

H.    Repeater

Repeater berguna untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel LAN lalu memancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel lain.

 

·         Software :

1.    System Operasi

Sistem operasi (bahasa Inggrisoperating system ; OS) adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Contohnya, Windows, Linux, Mac OS, dll.

2.    Web Server

Web Server adalah komputer server yang menyediakan informasi yang bisa dilihat oleh pengguna internet. Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan.

3.    Web Browser

Web Browser atau dalam bahasa indonesia peramban web merupakan software yang mempunyai fungsi menampilkan halaman sebuah website. Sedangkan pengertian web browser menurut wikipedia "perangkat lunak yang berfungsi menampilkan dan melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh server web" .

4.    File Transfer Protocol

Protokol pengiriman berkas (Bahasa inggris: File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (filekomputer antar mesin-mesin dalam sebuah Antarjaringan.

 

G.Isi

                                Organisasi standar komunikasi data

 

            Kekurangan

 

           Keuntungan          

 

·         Call set-up perlu beberapa detik

·                     Kecepatan data terbatas tergantung pada besar data yang dikirimkan. Contohnya jika kita mengirimkan data dari satu ke komputer ke komputer lain, semakin besar data maka semakin lama proses pengiriman.

·                     Tidak cocok untuk trafik yang besar, jadi jika pengiriman data dilakukan pada trafik yang sedang padat maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama.

·                     Keterbatasan bandwith, dapat diatasi dengan penambahan bandwith.

·                     Memiliki Round Trip Time (RTT) yang terlalu besar, dioptimalkan dengan adanya TCP Optimizer untuk mengurangi RTT.

·                     Adanya delay propagasi untuk akses via satelit, membangun infrastruktur terestrial jika mungkin.

·                     Availability, data yang diterima harus sesuai dengan data yang dikirimkan oleh transmitter.

·                     Karakteristik sistem komunikasi, karakteristik dari sistem komunikasi sangat ditentukan oleh karakteristik media transmisi.

·                     Noise, Noise atau gangguan dapat terjadi selama proses transmisii, dan Noise harus ditekan seminimal mungkin.

·                     Waktu Tanggap, waktu tanggap sistem merupakan ukuran kecepatan sistem dalam memberikan tanggapan atas input data yang dimasukan.

·                     Throughput, throughput merupakan ukuran beban dari sistem, yaitu persentase waktu yang diberikan untuk pengiriman data dengan melewati media transmisi tertentu.

·                     Faktor Manusia, manusia merupakan perancang, pembuat sekaligus pengguna sistem. Faktor manusia merupakan faktor yang sangat dominan dan menentukan lancar atau tidaknya sistem.

 

·                     Memungkinkan beberapa sistem komputer saling berbagi (sharing) sumber daya secara bersama. Sehingga bersifat ekonomis.

·                     Menambah manfaat komputer karena jaringan memperluas kegunaan dan daya guna sistem komputer yang saling dihubungkan dengan jaringan tersebut sehingga terminal dengan terminal dapat berkomunikasi, tukar menukar data, dan dapat menggantikan fungsi surat menyurat.

·                     Memungkinkan pengembangan sistem komputer secara relatif lebih mudah dan menyebabkan sistem komputer menjadi lebih fleksibel.

·                     Pengolahan terdistribusi, sehingga dapat mencegah ketergantungan kepada pusat atau central processor atau tidak tergantung pada satu sistem komputer saja.

·                     Memungkinkan integrasi berbagai macam aplikasi yang dijalankan pada berbagai macam sistem komputer. Data yang dihasilkan oleh satu bagian dapat segera digunakan oleh departemen lain dan sebaliknya.

·                     Mengurangi waktu untuk pengolahan data, Karena komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi dan karena ada perbedaan lokasi antara lokasi pengolahan data dengan lokasi transaksi.

·                     Sisi biaya lebih murah mengirim data lewat jalur komunikasi karena untuk keperluan efektifitas biaya, sistem ini dapat menggunakan secara bersama alat-alat yang mahal seperti printer atau scanner. Dengan cukup dipasang di satu lokasi saja, tetapi dapat diakses dari semua tempat yang terhubung.

·                     Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan).

·                     Mempercepat penyebaran informasi Dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirim kepada pemakai yang memerlukannya.

·                     Mempermudah kemungkinan pengolahan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem computer.

·                     Melalui jaringan komunikasi global (internet dan intranet) memungkinkan dibuat sarana Pemasaran dan promosi yang dikenal dengan web site atau homepage, perdagangan yang dikenal dengan e-commerce, surat menyurat elektronik (e-mail), pembelajaran jarak jauh yang dikenal dengan istilah e-learning atau distance learning, dan pelaksanaan konferenasi jarak jauh yang disebut dengan teleconference, serta untuk pelaksanaan pelayanan masyarakat oleh pemerintahan daerah kabupaten/kota dan propinsi serta departemen yang dikenal dengan istilah e-government.

·                     Dapat mencegah ketergantungan pada sumber komunikasi atau komputer pusat.

·                     Memungkinkan penggunaan komputer atau terminal secara terpusat (sentralisasi) maupun tersebar (desentralisasi) sehingga mendukung menajemen dalam hal kontrol.

·                     Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan).

·                     Mengurangi waktu untuk pengolahan data dan mempercepat penyebaran informasi.

 


 



             NAMA ORGANISASI

KETERANGAN HASIL

1. Internet Engineering Task Force (IETF).

Merupakan sebuah organisasi yang menjaring banyak pihak (baik itu individu ataupun organisasi) yang tertarik dalam pengembangan jaringan komputer dan Internet. Organisasi ini diatur oleh IESG (Internet Engineering Steering Group), dan diberi tugas untuk mempelajari masalah-masalah teknik yang terjadi dalam jaringan komputer dan Internet, dan kemudian mengusulkan solusi dari masalah tersebut kepada IAB (Internet Architecture Board). Pekerjaan IETF dilakukan oleh banyak kelompok kerja (disebut sebagai Working Groups) yang berkonsentrasi di satu bagian topik saja, seperti halnya keamananrouting, dan lainnya. IETF merupakan pihak yang mempublikasikan spesifikasi yang membuat standar protokol TCP/IP.

2. International Telecommunications Union (ITU) 

 

ITU (International Telecommunication Union) merupakan sebuah organisasi internasional untuk membakukan atau memastikan dan meregulasi radio internasional dan telekomunikasi, baik di bidang layanan, media dan jaringan yag dipakai, sehingga sebuah jalinan telekomunikasi dapat berjalan lancar. Dengan tujuan untuk menstandarisasi, pengalokasian spektrum radio, dan mengorganisasikan perjanjian rangkaian interkoneksi antara negara-negara berbeda untuk memungkinkan penggilan telepon internasional. ITU (International Telecommunication Union) sendiri merupakan bentukan dari perwakilan pemerintah Eropa pada tahun 1865 dan berdirilah ITU di Paris pada tanggal 17 Mei 1865. Dan ITU diketua oleh Sekertaris Jendral Dr. Hamadoun I Touresejak tahun 2006 hingga sekarang, yang merupakan jabatan pada periode ke-2. Sehingga pada tahun 1947 ITU menjadi badan Perserikatan Bangsa – Bangsa. ITU dibagi menjadi 3 yakni:


  1. ITU-T (International Telecommunication Union of Telecommunication)

2.    ITU-R

3.    ITU-D


1. ITU-T (International Telecommunication Union of Telecommunication) 
Adalah standar internasional dibidang Telekomunikasi baik itu telepon dan data. Sejak tahun 1956 – 1993 ITU-T dikenal sebagai CCITT (Comite Consulatif international telegraph of telephone). Tugas ITU-T adalah membuatrekomendasi teknis tentang telepon, telegraf, dan antar muka komunikasi data. Standar-standar yang diakui secara internasional sering menjadi penentu penempatan dan makna dari berbagai pin pada konektor yang digunakan oleh kebanyakan asyncronous terminal dan modem eksternal. ITU-T memiliki empat anggota, yaitu:
Pemerintahan
Perusahaan
Asosiasi
Peraturan Lembaga

Terdapat juga 500 anggota sektor yang bergabung dengan ITU-T, termasuk perusahaan telepon, produsen pralatan telekomunikasi, vendor komputer, produsen chip, dan perusahaan media. Termasuk berbagai organisasi ilmiah nirlaba dan konsorsium industri.
Adapun beberapa contoh dari Standar ITU-T, yakni:
a. JPEG (
Joint Photographic Expert Group ), merupakan standar kompresi file yang dikembangkan  menggunakan kombinasi DCT dan pengkodean Huffman untuk mengompresikan suatu file citra yang bersifat lossy atau kurang baik.
b. MPEG  (
Motion Picture Expert Group),  merupakan standar pengkodean layanan video. MPEG sendiri mulai pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1998, dengan standar utamanya adalah basis internet yakni streaming media.
c. H.323. Pada tahun 1996 H.323 dibentuk untuk dapat membantu pengembangan layanan VoIP. Fungsinya adalah untuk mempermudah pengiriman layanan suara, gambar dan data melalui jaringan computer (internet).
d. G.709. Fungsi dari G.709 adalah untuk mengimplementasikan penggunaan kabel fiber optik. Adapun tujuan dari standar ITU G.709 ada tiga macam, yakni :
   1. Mendefinisikan optik hierarki transportasi OTN,
   2. Mendefinisikan fungsi dari overhead dalam mendukung multiwavelength jaringan optik,
   3. Mendefinisikan kerangka struktur, bit rate dan format untuk pemetaan sinyal klien.

2. ITU-R (International Telecommunication Union of Radiocommunication) 
Merupakan salah satu standar internasional dibidang radiokomunikasi. Dimana ITU-R ini menstandarisasikan komunikasi gelombang radio serta frekuensinya secara internasional.

 

3. ITU-D (International Telecommunication Union of Development) 
ITU-D bergerak dibidang pengembangan. Tugasnya pun untuk menstandarisasikan secara internasional perkembangan-perkembangan dunia telekomunikasi, baik dari segi jaringan, teknologi maupun layanannya.


3. International Organization for Standardization (ISO). 

 

ISO adalah organisasi standarisasi internasional yang bertugas membuat standar dari berbagai bidang termasuk jaringan komunikasi data. Salah satu standar yang terkenal adalah model OSI (Open System Interconnection).


 

4. American National Standards Institute (ANSI). 

 

Lembaga ini mengawasi pembuatan dan penggunaan ribuan norma dan pedoman yang secara langsung berdampak bisnis di hampir setiap sektor. Lembaga tersebut juga mengkoordinasikan standar Amerika Serikat dengan standar internasional sehingga produk-produk Amerika Serikat dapat digunakan di seluruh dunia.

Lembaga tersebut memberi akreditasi untuk standar yang yang dikembangkan oleh perwakilan dari lembaga pengembang standar, instansi pemerintah, kelompok konsumen, perusahaan, dan lain-lain. Standar tersebut memastikan agar karakteristik dan kinerja produk yang konsisten sehingga masyarakat menggunakan definisi dan istilah yang sama, dan produk diuji dengan cara yang sama. ANSI juga memberi akreditasi bagi organisasi yang melaksanakan sertifikasi produk atau personel sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam standar internasional.

5. Electronic Industries Association (EIA). 

 

 

EIA merupakan perkumpulan/ asosiasi produsen perangkat komunikasi. bertanggung jawab untuk pengembangan dan perawatan standar industri untuk antarmuka antara peralatan pemrosesan data dan komunikasi data,  untuk memastikan peralatan yang diproduksi oleh produsen yang berbeda tetap kompatibel. Contohnya adalah RS-232 adalah standard komunikasi serial yang digunakan untuk koneksi periperal ke periperal.

6. Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE). 

 

 

 

 

2.OSI

 

 

1. Physical Layer

 

Bisa dibilang bahwa physical layer ini adalah yang paling utama. Tanggung jawabnya OSI layer ini adalah dalam hal melakukan transmisi terhadap bit data. Tentu saja hal itu dilakukan dari physical layer pengirim dan ditujukan kepada physical layer penerima.

Nantinya di sini data juga akan ditransmisikan dengan memakai jenis sinyal yang telah didukung media fisik. Katakanlah seperti kabel, tegangan listrik, frekuensi radio atau bisa juga infrared dan cahaya biasa.

 

2. Data Link Layer

 

Ketika proses transmisi data sedang berlangsung, maka akan ada potensi terjadinya kesalahan. Maka inilah yang menjadi tanggung jawab dari OSI layer layanan data link layer ini dimana tugasnya memang melakukan pemeriksaan kesalahan.

Data link layers dalam urutan OSI juga memiliki tanggung jawab dalam hal membungkus bit hingga berbentuk data frame. Selain itu, data link layer pun juga dapat mengelola skema pengamatan fisik misalnya saja seperti alamat MAC yang ada pada suatu jaringan.

Bahkan bisa dibilang data link layer ini merupakan salah satu yang paling kompleks di antara layer yang lainnya. Hal inilah yang menjadi alasan terbaginya data link layer menjadi 2 sublayer yaitu MAC (Media Access Control) dan juga LLC (Logical Link Control).

Tugas dari MAC sendiri tak lain adalah mengendalikan perangkat dari suatu jaringan yang mendapat akses ke medium dan juga izin ketika melakukan transmisi data. Sedangkan LLC sendiri bertugas mengidentifikasi kemudian membungkus protokol network layer dan juga melakukan kontrol terhadap pemeriksaan kesalahan.

 

3. Network Layer

 

Di antara 7 OSI layer yang ada, network layer memiliki tugas dalam mendefinisikan alamat IP (Internet Protocol). Hal ini membuat setiap komputer akhirnya dapat terhubung dengan 1 jaringan. Bahkan tak hanya itu saja, network layer juga berfungsi untuk melakukan proses routing serta membuat header pada paket-paket data yang ada.

 

4. Transport Layer

 

Untuk pengiriman pesan antara 2 atau lebih host yang ada dalam jaringan, maka ini adalah tanggung jawab dari transport layer. Selain itu, ia juga menangani adanya pemecahan serta penggabungan pesan kemudian juga melakukan kontrol untuk keandalan jalur koneksi yang sudah diberikan.

 

5. Session Layer

 

Tanggung jawab dari session layer adalah mengendalikan sesi koneksi dialog dan juga mengelola bahkan dapat pula memutuskan koneksi dari komputer. Agar bisa membentuk sesi komunikasi, maka digunakanlah sirkuit virtual yang mana dibuat oleh lapisan OSI bernama transport layer.

 

6. Presentation Layer

 

Melakukan definisi terhadap sintaks yang dipakai oleh host jaringan dalam berkomunikasi merupakan tugas dari presentation layer ini. OSI layer nomor 6 ini juga bertanggung jawab melakukan enkripsi dan juga deskripsi informasi serta data hingga kemudian bisa dipakai di lapisan aplikasi.

 

7. Application Layer

 

sudah ada di komputer, maka ini merupakan tugas Application layer. Ia juga merupakan lapisan paling atas dari model OSI dan kerap memberikan layanan yang mana begitu Berbicara tentang penyedia interface antar protokol jaringan pada aplikasi yang sebelumnya dibutuhkan oleh aplikasi.

Itulah dia 7 layer OSI dan penjelasannya yang mungkin dapat berguna untukmu. Selain memahami tentang pengertian, 7 layer, kini juga akan dibahas mengenai cara kerja dari model OSI.

 

 

 

3.TCP/IPTCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Pada TCP/IP terdapat beberapa protokol sub yang menangani masalah komunikasi antar komputer. TCP/IP

 

 

1. Physical Layer (lapisan fisik

Physical layer (lapisan fisik) merupakan lapisan terbawah yang mendefinisikan besaran fisik seperti media komunikasi, tegangan, arus, dsb.

Lapisan ini dapat bervariasi bergantung pada media komunikasi pada jaringan yang bersangkutan.

TCP/IP bersifat fleksibel sehingga dapat mengintegralkan berbagai jaringan dengan media fisik yang berbeda-beda.

 

2. Network Access Layer

Lapisan pertama ini merupakan lapisan jaringan yang memiliki tanggung jawab untuk mengirimkan dan menerima data dari media yang memiliki fisik.

Layer ini terdapat pada bagian paling bawah dalam model TCP/IP dan menyediakan sarana seperti sistem untuk mengirimkan data dari dan ke media fisik.

Selain itu, lapisan ini memberikan sebuah layanan berupa pendeteksian dan koreksi atas kesalahan dari data yang telah ditransmisikan.

Protokol yang terdapat pada jaringan ini adalah Ethernet, AX.25 jaringan publik, AX.25 jaringan paket radio, dan beberapa jaringan lainnya.

 

3. Internet Layer

 

Lapisan internet layer pada TCP/IP ini memiliki tugas atau tanggung jawab untuk menangani proses pengiriman kepada alamat yang ingin dituju dengan tepat.

Contoh protokol yang bekerja dalam layer ini adalah IP (Internet Protocol), ARP, dan ICMP.

Jalur terbaik dalam pengiriman paket data harus dilakukan dengan baik adalah salah satu tanggung jawab dari layer ini.

Selain itu, sebagai jalur data antara network access layer dan host to host transport layer dan juga routing datagram ke remote host.

  • Addressing merupakan kegiatan yang dilakukan untuk melengkapi datagram dengan alamat internet yang dituju atau yang biasa dikenal dengan IP Address (Internet Protocol Address). Jaringan TCP/IP merupakan jaringan independen karena alamatnya dilakukan sendiri dan terpisah dengan media serta komputer yang sedang digunakan.
  • Routing merupakan kegiatan dalam menentukan alamat pengiriman datagram untuk tujuan tertentu. Proses routing sepenuhnya ditentukan oleh jaringan karena bersifat connectionless. Router yang menentukan kemana paket datagram akan diterima oleh alamat tertentu dan pengirim tidak bisa menentukan alamat yang akan dituju.

 

4. Transport Layer

 

Transport layer memiliki tanggung jawab untuk mengadakan sebuah komunikasi antar host. Hal tersebut untuk memaksimalkan dalam sinkronisasi.

Protocol yang berperan dalam transport layer adalah TCP (Transport Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol). Selain itu ada beberapa fungsi penting yang dimilikinya seperti:

  • Flow control yaitu untuk pengiriman data yang telah dibagi menjadi beberapa paket dan diatur untuk pengawasan, agar pengirim tidak mengirimkan sebuah data dengan kecepatan yang berlebihan.
  • Error detection yaitu pengirim dan penerima melengkapi sebuah data dengan informasi yang masih bisa digunakan untuk memeriksa sebuah data yang menyatakan bahwa data tersebut terbebas dari kesalahan. Paket data yang terdapat kesalahan di dalamnya tidak akan dikirimkan kepada penerima.

 

5. Application Layer

 

Lapisan yang terakhir adalah tempat adanya aplikasi yang menggunakan artitektur TCP/IP pada jaringan komputer.

Layer ini memberikan beberapa layanan protokol kepada para pengguna jaringan, sesuai dengan kebutuhan dari banyaknya aplikasi TCP/IP yang dapat dijalankan.

Contoh layanan yang paling umum, seperti:

  • Telnet, memberikan sebuah layanan seperti remote/access komputer dari jarak jauh. Telnet digunakan pada perusahaan besar yang memiliki banyak cabang
  • FTP atau File Transport Protocol, memberikan service berupa download dan upload file yang bisa digunakan oleh banyak orang.
  • HTTP atau Hyper Text Transfer Protocol, yaitu lapisan jaringan protokol aplikasi untuk sistem informasi yang kolaboratif, terdistribusi, dan menggunakan hipermedia.
  • SNMP atau Single Network Management Protocol yaitu untuk mengontrol dan memonitor peralatan jaringan untuk management konfigurasi, pengaturan tampilan, dan juga sistem keamanan

Mempelajari jaringan internet memang sangat menyenangkan dan mampu menambah wawasan akan teknologi.

Pengertian mengenai lapisan TCP/IP dan penjelasannya dapat membuat kamu semakin mengenal dunia internet.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat dan Mengelola Berita di Website Desa

Percabangan ig else if

Penjelasan PRINTER